Perjalanan SumariBatik

Sumari Batik diawali dengan didirikannya suatu sanggar kesenian dengan nama sanggar semar pada tahun 1991 oleh Bapak Sumari. Dimana dalam sanggar ini berfokus pada sistem pembelajaran yang terdiri dari berbagai aspek seni seperti gerabah, wayang kulit, dan lukisan yang bersifat pembelajaran dengan objek utamanya adalah pembelajaran pada anak-anak. Pada tahun 2003 Sanggar semar berkembang dari yang bersifat pembelajaran menjadi bisnis sehingga membuat sanggar ini beralih fokus dari semua aspek kesenian menjadi satu kerajinan seni saja yaitu Batik.

Batik Sumari adalah batik dengan motif perkembangan yaitu tidak melulu dengan motif traditional, melainkan dengan motif modern. Motif modern tersebut didapatkan pak Sumari dari memperhatikan tingkah laku anak anak. Dari mengamati perilaku anak anak tersebut, beliau menemukan bahwa terdapat banyak potensi dari dalam diri anak anak yang kemudian beliau curahkan pengamatannya tersebut pada malam panas dalam kain mori yang kemudian dikenal sebagai salah satu motif bertema anak-anak oleh Batik Sumari. Keunikan batik Sumari adalah Selain mengangkat motif bertema anak-anak, hasil kain batik selalu berbeda-beda satu dengan yang lainnya merupakan kelebihan pada batik tersebut. Hal ini membuat batik ini lebih eksklusive dan limited. Hal ini dapat terjadi karena pak Sumari tidak suka mengulang pekerjaan kemarin. Keunikan Batik Sumari diterima baik oleh masyarakat penggemar kain batik. Hal ini terbukti dari ludesnya batik sumari dihari pertama pameran yang pertama kali diikuti pak Sumari untuk mengenalkan batik sumari diibukota. Penghargaan lainnya yang diterima pria kelahiran…..ini pada acara membatik putra-putri Parasamya Kertanugraha tahap I dan tahap II yang diadakan oleh gubernur Jawa timur.